Selasa, Juni 7

Mengurus Pajak 5 Tahunan dan Mengganti Plat Kendaraan Bermotor

Gak berasa udah 5 tahun maroon menemani hari2ku.. That's why hari ini 7 Juni 2016 aku sengaja mengkhususkan waktuku buat maroon, untuk membayar pajak tahun ke 5, perpanjangan stnk dan ganti plat. Eh, ada yang belum kenal maroon? itu nama buat sepeda motor matic kesayanganku loh. Bukan mau sok kekinian ato pencitraan ato apalah-apalah yess. Karena maroon tuh udah hadir dikehidupanku lebih kurang 5 tahun yang lalu. So?? *Skip*


Sebelumnya, aku emang udah niatin buat ngurusin semua itu sendirian alias gak pake calo. Jadi, tadi pagi-pagi sekali setelah selesai mencuci piring makan sahur *penting buat dibahas?* aku mulai browsing kira-kira apa aja sih syarat yang harus dilengkapi. Alhamdulillah ada banyaaaaakk sekali sharing informasi dari teman-teman blogger tentang persyaratan dan prosedur pembayaran pajak 5 tahunan plus ganti plat kendaraan bermotor. Dan yang lebih membuatku yakin dengan keputusanku untuk mengurusnya sendiri adalah cerita mereka tentang betapa mudahnya melakukan itu plus berapa kira-kira biaya yang akan kita keluarkan. Udah dapat gambaran dunk ceritanya.

Jadilah, sekitar pukul 9 lebih 15 menit aku mengendarai maroon menuju kantor samsat Kota Binjai yang posisinya itu di belakang Polres Binjai. Sesuai pengalaman teman-teman blogger yang bilang langsung ke bagian cek fisik kendaraan, akupun mengikuti. Saat tiba diparkiran, dan tukang parkir mulai memberi kode untuk di mana maroon boleh diparkir, aku juga memberi kode padanya untuk mendekat. *Halah pake kode-kodean segala*

"Pak, saya belum mau parkir. Ini mau cek fisik dulu. Di mana ya pak?"
"Oohh... ya ya... di belakang bu, sebelah kiri ya.."

Tiba di bagian cek fisik kendaraan. Di situ aku menyerahkan STNK asli maroon. Lalu dilakukanlah pemeriksaan. Semacam mengcopy nomor mesin kendaraan gitu. Setelah selesai akan diberi formulir bayar 20rb. Dari situ baru aku diarahkan ke loket pendaftaran. Sebelum ke loket pendaftaran, aku parkirkan maroon dulu, lalu mengcopy KTP, STNK dan BPKB rangkap dua sebagai persyaratan untuk pembayaran pajak.

Di loket pendaftaran aku diberi formulir lagi untuk di isi. Kalo bingung gimana ngisinya, ada kok petugas yang khusus membantu dalam proses pengisian formulir. Selain membantu mengisi formulir, mereka juga akan membantu menyusun berkas-berkas kita dalam satu map khusus. Setelah itu formulir dikembalikan dan aku diminta menunggu namaku dipanggil di loket pembayaran.

Gak lama menunggu, namaku pun dipanggil. Total pajak yang harus aku bayar 275rb. Sayangnya STNK dan plat baru maroon baru selesai minggu depan. Yaaahhh.... agak kecewa juga sih, tapi barangkali memang seperti itu prosedurnya. Bukannya apa, tapi dari certa teman blogger, ada yang langsung selesai di hari yang sama. Beda tempat, beda kota, beda juga kali ya prosesnya. Okelah... minggu depan kita jemput ya maroon :) :)

Selesai bayar pajak, aku ke bagian pengurusan SIM. Sebenarnya masih ada waktu sebulan lagi sebelum SIM ku expired. Tapi mengingat bulan depan tuh kan udah idul fitri, aku gak yakin bisa mengurus perpanjangan SIM di waktu itu. Jadi biar sekalian kelarlah hari ini, aku putuskan buat perpanjangn SIM juga.
Syarat perpanjangan SIM itu cuma photo copy KTP rangkap 2, SIM asli, dan surat keterangan sehat dari dokter. Untungnya ada praktek dokter di sekitar kantor samsat yang melayani pengurusan surat tersebut, jadi gak bolak balik ke rumah sakit. Nah, biaya pengurusan surat keterangan sehat itu 20rb. 

Setelah semua persyaratan lengkap, aku diminta mengisi formulir permohonan perpanjangn SIM dengan biaya administrasinya 75rb. Setelah di isi, aku menunggu antrian untuk mengambil sidik jari dan photo. Selesai deh. Eehh.... belum!! SIM baru bisa diambil besok. Yaaaahhh.... kecewa lagi. Kali ini karena card nya habis.  Tapi ya sudah lah, besok kita jemput SIM barunya ya maroon!! :) :)