Senin, Desember 30

[Review Buku] A Dash of Magic

Wah, sejujurnya aku lagi malas buat ngereview neh. Tapi karena ingat ama Reading Challenge di tahun 2013 yang sudah aku buat sendiri, mau gak mau aku harus menuliskan pandanganku terhadap buku kedua dari Trilogy Bliss Bakery ini. Ini adalah buku terakhir yang aku baca di tahun 2013 dan menjadi pelengkap reading challenge-ku di Goodreads. Yeahh... aku berhasiiillll ^o^

Baiklah, kembali ke A Dash of Magic. Cerita awalnya bisa dibaca di ~> http://www.zasachi.blogspot.com/2013/05/review-buku-bliss-bakery-trilogy-1.html. Nyaris setahun setelah Bliss Cookery Booke dicuri oleh Bibi Lily, Rose akhirnya mengetahui bahwa bibinya itu telah berhasil menjadi "bintang" seperti keinginannya. Lily telah menciptakan banyak bahan makanan yang mengandung sihir dan menjualnya secara bebas di pasaran. Rose menemukan bahan sihir itu  di swalayan-swalayan, bahkan sampai ke supermarket yang ada di pusat kota Calamity Falls. Selain itu Lily juga telah menjadi chef dan punya acara tersendiri di sebuah stasiun televisi, menjadi bintang iklan, menjadi tamu pada acara-acara talkshow. Bibi Lily menjelma menjadi selebriti. Semua orang mengaguminya. Hal yang mengerikan adalah kecintaan orang-orang padanya timbul karena efek bahan makanan bersihir buatannya yang telah beredar di pasaran. Oh, no!!

Rose benar-benar gerah. Kesalahannya di masa lalu membuat dia ingin sekali bertemu Bibi Lily dan merebut kembali Bliss Cookery Booke. Akhirnya di sebuah acara live show Lily, Rose datang bersama Ty dan menantang Lily untuk adu kebolehan dalam membuat masakan di Gala des Gateaux Grands di Paris, Prancis. Jika Rose berhasil mengalahkannya, maka Lily harus mengembalikan Bliss Cookery Booke yang dicurinya.

Nah, cerita selanjutnya itu adalah kompetisi yang luar biasa melelahkan bagi keduanya. Hmm... seperti menyaksikan reality show Master Chef loh. Keduanya benar-benar mengerahkan kemampuan sihir mereka untuk menyajikan masakan yang bisa memikat sang juri. Menarik sekaligus menggelikan.

Buku kedua ini sebenarnya tidak semenarik buku pertama. Tidak ada jeda, temponya sangat cepat sehingga aku kurang begitu menikmati jalan cerita. Selain itu akhir dari petualangan Rosemary dan saudara-saudaranya juga tidak meninggalkan rasa penasaran. Secara keseluruhan cerita ini mengajarkan bahwa cinta, ketulusan dan dukungan dari orang-orang terdekat (orang-orang tercinta) adalah sumber kekuatan yang tak bisa dikalahkan bahkan oleh kekuatan sihir sekalipun.. :)

Hmm, dariku 3 bintang deh ^o^

Judul buku: A Dash of Magic
Penulis: Kathryn Littlewood
Penerbit: Noura Books
Hal: 298
ISBN: 978-979-433-811-7

8 komentar:

  1. spertinya sihir selalu menjadi tema yg menarik untuk dijadikan latar cerita...bahkan makananpun beraroma sihir......
    Keep happy blogging always…salam dari Makassar :-)

    BalasHapus
  2. wah ngereview buku sihir
    ehhehe
    salam kenal ya mbak,,
    hehe :D

    BalasHapus
  3. Wah, tika gak pernah baca buku kayak gini.. Belum kepikiran hehehe

    thanks review nya, jadi tahu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat siang, datang lagi nih :)

      Hapus
  4. Ada to buku spt Master Chef..? Baru tahu aku...
    Jadinya malah penasaran, gimana kalau acara lomba masak memasak dituangkan dalam bentuk tulisan ya?

    BalasHapus
  5. weww . .
    nicepost . .
    salam kenal . . .

    BalasHapus
  6. ngga sempat baca review dash of magic nya.
    cuma pengen silaturahmi kenalan azh dulu...sapah tau bisa jadi ladang pahala nantinyah..hiyah yah

    BalasHapus
  7. Wuiiih saya malah nggak mencapai target reading challenge di goodreads mbak, entah kenapa tahun kemarin males bacanya kebangetan.
    *malah curcol

    BalasHapus

Tinggalin komentar kamu di sini ^^