Sabtu, Juni 6

Senandung Malam Hati Yang Merindu

Mendengar senandung Siti Nurhaliza berikut, kok jadi persis sama dgn apa yang aku alami ya? Atau cuma perasaan sentimentilku aja yang terlalu over?

Dengarlah bisikan hasrat hati
Yang merindu menjelma kembali
Ingatanku yang telah lalu
Bersama berjanji sehidup semati

Yup, perasaan sedih, kecewa, marah yang sedang berusaha aku buang akhir2 ini sering mengusik kembali. Padahal aku ingin melupakan, tapi semakin kuat keinginan untuk melupakan, semakin kuat pula perasaan rindu itu datang. Aku berusaha khusnudzon... Meski keputusan itu keputusan sepihak yang kamu buat. Tapi bukan nya ketenangan, aku malah nyaris berpikir kalo kamu emang brengsek. Yaa Rabbi, atas dasar apa hamba yg zalim ini memberi label brengsek pada hambaMu yang laen? Padahal keinginanku sederhana sekali, bisa mendengar langsung alasannya kenapa semua harus diakhiri)



Kini tinggal hanyalah kenangan
Dikau hilang di mana gerangan
Tiada berita kudapati
Hanya ingatanku di masa yang lalu

(Semuanya seperti mimpi buruk. Aku masih ingat bagaimana kita membahas cerita Syeh Maulana, masih ada tawa canda kala itu. Masih ada selip nasehat waktu itu.
"Besok hari minggu, ada acara kemana?" tayaku.
"Hmmm... mo nemani Bapak" jawabmu.
"Kemana?"
"Ke rumah temannya, lebi aman kalo aku antar pake motor...kamu?"
"Kerja, kan hari ini offnya"
"Kasian deehhhhh.... ^^"
"Biarin.. :p"
Dan itu menjadi pembicaraan terakhir, setelah itu kamu hilang...)

Kasihanlah kepada ku sayang
Tiap hari jua wajahmu terbayang
Ampunkanlah segala dosaku
Seandainya kita tak lagi bertemu

(Aku minta maaf, kalo benar cerita itu, bahwa kecelakan itu menyebabkan kamu menjadi gak sempurna, dan kamu benar2 menolak untuk ketemu aku lagi... Aku minta maaf, karena gak bisa melakukan apa2. Aku hanya bisa mengikuti kemauanmu. Meski keinginanku tidak seperti itu. Bukankah mimpi itu kita bangun bersama, aku berpikir tidaklah adil bagimu jika aku menerima ini semua begitu saja, sama halnya tak adil pula buatku ketika kamu memutuskan ini tanpa mendengarku)

Dengarlah bisikan hasrat hati
Yang merindu menjelma kembali
Ingatanku tetap bersemadi
Walaupun kau kini telah mungkir janji

Ingatanku tetap bersemadi
Walaupun kau kini telah mungkir janji
Kasihanlah kepada ku sayang
Tiap hari jua wajahmu terbayang
Ampunkan lah segala dosaku
Seandainya kita tak lagi bertemu

Dengarlah bisikan hasrat hati
Yang merindu menjelma kembali
Ingatanku tetap bersemadi
Walaupun kau kini telah mungkir janji

Yah...lagu tetaplah sebuah lagu, pada akhirnya akan selesai juga disenandungkan. Dan aku gak pernah mau mengakhiri cerita ini seperti sebuah lagu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalin komentar kamu di sini ^^