Minggu, Mei 17

Mistery Denny

Hampir semua anak2 pada pulang ke pekanbaru, hanya beberapa yg memilih menghabiskan akhir pekan di Marine, otomatis suasana Marine sepi sekali… malam itu abdi merasa sangat lelah seharian duduk di dpn monitor komputernya, pegal2 di bahunya semakin terasa sat dia telah menyelesaikan tugas makalah mikrobiologi laut dari Mr. feli…

Ingin mencari udara segar, abdi memutuskan untuk jalan2 ke cafe.. mungkin ada anak2 yg kebetulan gak pulang lagi main bilyard di sana. Tapi begitu membuka pintu abdi melihat Deny, duduk di tangga sambil menghisap rokoknya.

“mau kmn?” tanya deny ramah

“badan ku rasanya sakit semua, aku mo ke cafe bentar..” jwb abdi sambil menggerak2an tgnnya.

“mau aku pijat?” tawar deny. Mendengar itu abdi lgsg ngakak abis…

” gak salah? serius lo?”tanyanya meyakinkan.

“apa tampangku kurang meyakinkan?”bls deny. Jadilah malam itu deny mengurut bahu abdy. Meski merasa aneh, abdi meski mangakui kalau pijatan deny di bahunya mampu mengusir rasa pegal2 yg tadi di rasakannya. Setelah 15 menit berlalu, deny pamit kembali ke kamarnya.

“den..thanks a lot loh..lumayan enteng skrg….” kata abdi mengiringi deny sampai ke pintu kmr.

Pagi harinya saat sarapan di kedai si Mbak, abdi menceritakan kebaikan deny ke wisnu.

“aku gak nyangka loh… kok dia mau mijatin aku…rasanya enteng banget deh bahuku mlm itu..”. Wisnu terbelalak kaget. Kemudian batuk2, dan dengan cepat dia menghabisi air minumnya. Setelah bisa bernafas lega, wisnu berkata: “Di, gak salah…? bukannya deny kemaren ikut pulang ke pekanbaru?”. Nah lho?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalin komentar kamu di sini ^^