Sabtu, Mei 23

Gak Ada Yang Abadi

Sebenarnya aku masih bingung dgn apa yang baru saja terjadi pada diriku. Mengenalnya begitu saja, kemudian harus kehilangannya dengan begitu saja. Sulit buat aku... Tapi gak ada yang abadi di dunia ini, begitupun halnya dgn jalinan yg pernah tercipta antara aku dan dia. Mungkin kami memang dipertemukan oleh waktu dan harus dipisahkan juga oleh waktu.

Aku tidak ingin berpikiran buruk, toh setiap kata yang pernah keluar dari mulut ini pada akhirnya akan menajdi saksi, bahwa kami pernah punya cita2, kami pernah punya mimpi, tapi sayang kami belum diizinkan untuk mewujudkannya. Kenapa? Sang Khalik pasti punya rahasia dibalik semua ini. Kalau aku punya pikiran buruk tentang dia, maka dia juga akan selalu memiliki pikiran buruk tentang aku. Aku ingin tulus... agar dia juga tulus. Seperti saat mulai mengenalnya, semua berjalan dengan baik maka ketika harus berpisahpun juga harus dengan baik2.


Gak ada yang abadi di dunia ini, ada yang datang... ada yang pergi, ada yang bersuka... ada yang berduka... Semuanya bergilir... Ada waktunya.

Maka ketika lantunan doa yang selalu dia panjatkan buatku, buat kesehatanku, panjang usiaku, berkah usiaku, kelancaran rizkiku, kebahagiaanku, maka dalam doaku aku lantunkan hal yg sama. Dengan siapapun kelak kita berdampingan, aku percaya merekalah orang tebaik yang diberikan Allah buat kita, karena yang tau benar siapa kita cuma DIA. Sampai hal terkecil yg kita sembunyikan dalam hati kita, bukan rahasia buatNYA.

Aku tak ingin lagi menangis. Allah punya kehendak, dan sebagai hambaNYA aku cuma bisa berusaha menjalani ini semua dgn ikhlas. Aku gak mau marah, toh meski aku marah tak akan mengembalikan keadaan seperti yang kita harapkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalin komentar kamu di sini ^^